<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>ASEAN on Perjanjian Damai Global</title><link>https://perjanjiandamai.com/tags/asean/</link><description>Recent content in ASEAN on Perjanjian Damai Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Mon, 27 Oct 2025 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://perjanjiandamai.com/tags/asean/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Diplomasi Baru ASEAN dalam Meredam Ketegangan Geopolitik Asia Tenggara</title><link>https://perjanjiandamai.com/posts/diplomasi-baru-asean/</link><pubDate>Mon, 27 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://perjanjiandamai.com/posts/diplomasi-baru-asean/</guid><description>&lt;p&gt;Jakarta, Indonesia - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Tenggara, negara-negara anggota ASEAN kembali menunjukkan komitmen mereka terhadap jalur diplomasi sebagai solusi utama dalam meredam potensi konflik. Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pekan lalu di Jakarta menghasilkan kerangka kerja baru yang ambisius namun realistis dalam menghadapi tantangan keamanan regional.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi penggerak utama dalam menciptakan arsitektur keamanan regional yang inklusif. &amp;ldquo;Kami tidak akan membiarkan kawasan ini menjadi arena persaingan kekuatan besar. ASEAN harus menjadi subjek, bukan objek dalam dinamika geopolitik regional,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers pasca pertemuan.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>